Mengungkap Asal Usul Legenda Danau Ranu Grati di Pasuruan Jawa Timur

Asal Usul Danau Ranu Grati Pasuruan Jawa Timur

Asal Usul Danau Ranu Grati Pasuruan Jawa Timur © aldjhon

Jika berbicara mengungkap legenda, apa yang Anda rasakan? Wah pastinya identik dengan hal yang rada serem dan misterius yaa. Namun dengan mengetahui legenda danau ranu grati sebenarnya malah membuat orang banyak yang berminat untuk berkunjung lho.

Nah, untuk kali ini yakni legenda danau ranu grati yang ada di Pasuruan, Jawa Timur. Banyak orang yang pada penasaran dengan asal muasal wisata satu ini. Jika menurut legenda dan kepercayaan masyarakat sekitar, jaman dahulu tepatnya di Desa Ranuklindungan adalah sebuah wilayah bekas Kademangan Klindungan.

Selain itu kawasan ini sangat terkenal dengan kesuburan alamnya lho. Di wilayah ini sendiri dahulunya hidup seorang yang sakti mantra guna, arif dan juga bijaksana. Siapakah namanya? yakni Begawan Nyampo.

Namun, pada suatu ketika dia di datangi oleh seorang perempuan bernama Endang Sukarni dari Keraton Mataram. Endang sukini sebenarnya melarikan diri dari keraton, hal ini karena dia tidak mau jika di nikahkan dengan laku-laki pilihan ayahnya yang tidak di sukainya.

Endang Sukarni adalah putri kerajaan sekaligus seorang gadis molek dan jelita. Sang putri tersebut mampu memikat hati Begawan Nyampo. Nah, sebagai tanda rasa cinta dan sayangnya, maka Begawan memberikan sebuah sebilah pisau kepada Dewi Endang Sukarni.

Legenda Danau Ranu Grati Pasuruan Jawa Timur

Legenda Danau Ranu Grati Pasuruan Jawa Timur © ayni_ay

Namun Begawan memberikan pesan ketika itu, untuk endang sukini tidak memangku pisau yang hendak di pergunakan tersebut. Namun, pada suatu ketika ternyata Dewi Endang tidak sengaja lupa dengan pesan sang Begawan, dia terlanjur memangku pisau itu.

Karena keteledoran endang sukini tersebut malah membuat dirinya hamil dan melahirkan seorang bayi setengah ular dan manusia. Wujud manusia setengah ular tersebut di berinya nama Baru Klinting.

Baca Juga : Pemandangan Eksotis Pantai Lekok Pasuruan

Baru Klinting tubuhnya di penuhi oleh sisik ular, tentu sangat mengerikan dan hal ini menjadikan Penduduk bnyak yang mengucilkannya. Bahkan Begawan sendiri merasa malu jika menganggap Baru Klinting sebagai anaknya sendiri.

Kemudian Begawan dan Dewi Endang Sukarni akhirnya memutuskan untuk menyingkirkan atau mengasingkan anaknya sendiri yakni Naga Baru Klinting. Maka mereka mencari sebuah tantangan yang sekirannya tidak akan bisa di lalui dengan selamat oleh Naga Baru Klinting.

Ujiannya yakni mengambil air dengan menggunakan keranjang bambu berlubang. Ternyata tidak di sangka Naga Baru Klinting dapat memenuhi isi kolam luas yang dibuat oleh Sang Begawan.

Ujian kedua yakni dapat membunuh buaya putih dan ternyata juga dapat melaluinya. Rencana Begawan Nyampo untuk melenyapkan anaknya dari muka bumi gagal. Kematian Buaya Putih atau putra dari Raden Dodo Putih telah membuktikan kesaktian Naga Baru Klinting.

Wisata Alam Danau Ranu Grati Pasuruan Jawa Timur

Wisata Alam Danau Ranu Grati Pasuruan Jawa Timur © hanifadikusuma

Tanpa disadari Naga Baru Klinting, Begawan Nyampo membujuknya untuk melingkari Gunung Kelud agar dapat menjadi manusia sempurna seperti orang kedua tuanya. Namun, dalam Naga Baru Klinting tewas dalam hal ini.

Kemudian tubuhnya dimakan oleh penduduk sekitar bahkan dicacah menjadi 40 bagian. Nah, tempat tersebut kini bernama Desa Mblereh. Sedangkan untuk tempat pembersihan sisik di beri nama Desa Kresek.

Baca Juga : Wisata Pantai Ngliyep Malang Jawa Timur Terbaik Untuk Refreshing

Suatu ketika, Dewi Endang Sukarni ingin mencari anaknya karena dia tidak mengetahui bahwa anaknya sudah mati dibantai penduduk. Ketika mengetahui bahwa Dewi Endang Sukarni adalah ibu Naga Baru Klinting, warga justru malah mengejeknya.

Karena sudah merasa hilang kesabaran Dewi Endang mencabut Sodo Lanang yang ditancapkannya di dalam tanah dan memancarkan air yang deras. Air tersebut semakin lama semakin deras hingga ada semburan lumpur lapindo. Sehingga menenggelamkan semua penduduk dan jadilah danau ranu grati.

Nah, demikian adalah cerita legenda danau ranu grati yang ada di pasuruan, semoga cerita ini dapat bermanfaat bagi Anda, terimakasih.

Comments

Add Comment