Mengenal Black Insomnia, Kopi Terkuat di Dunia

Black Insomnia

photo by odditycentral

Suka minum kopi? Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Bahkan, ada yang benar-benar tidak bisa hidup tanpa kopi sehari pun. Jika tak minum secangkir kopi di pagi hari, mereka akan merasa lemas, tidak bersemangat, dan bahkan bisa jadi bad mood seharian.

Namun kamu harus ingat, konsumsi kafein terlalu banyak juga tidak baik. Karena bagaimana pun sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Menurut The International Food Information Council, kita hanya disarankan untuk mengonsumsi asupan kafein paling banyak 300 mg per hari. Sementara FDA merekomendasikan 400 mg sehari.

Akan tetapi, sebuah startup baru-baru ini merilis sebuah kopi yang tingkat kafeinnya sangat tinggi. Namanya Black Insomnia. Usut punya usut, secangkir kopi ini atau sekitar 12 ons kalau ditakar, mengandung 702 mg kafein. Bisa kamu bayangkan bagaimana efeknya?

Black Insomnia

photo by odditycentral

Black Insomnia diciptakan pada tahun 2016 oleh seorang pecinta kopi asal Afrika Selatan, Sean Kristafor. Sejak awal, Sean memang memiliki cita-cita untuk menciptakan kopi terkuat di dunia. Dan tampaknya dia sudah berhasil melakukannya, dengan menggunakan kopi jenis Robusta.

Rahasia dari kandungan kafein yang tinggi pada Black Insomnia, menurut Sean, terletak pada cara biji kopi dipanggang. Sayangnya, dia tidak tertarik untuk mengungkap proses pembuatan kopinya. Dia hanya mengatakan bahwa kopinya tetap aman untuk dikonsumsi.

Diluncurkan pada bulan Juni tahun lalu, Black Insomnia awalnya hanya tersedia di kafe-kafe di Cape Town, Afrika Selatan. Namun sejak bulan Oktober 2016 lalu, pemasaran produk tersebut telah diperluas ke 22 negara di seluruh dunia.

Black Insomnia

photo by odditycentral

Jika kamu tertarik untuk merasakan kekuataan Black Insomnia, kopi tersebut kini sudah tersedia di Amazon. Sean juga mengklaim bahwa perusahaannya menjual sekitar 5-6 ton kopi setiap bulan. Namun, jumlah itu ternyata belum bisa memenuhi permintaan pasar.

Dalam berbagai kesempatan, Sean selalu mengatakan bahwa Black Insomnia adalah kopi terkuat di dunia. Untuk itu, dia membuktikan kata-katanya dengan mengirim sampel kopinya ke sebuah laboratorium yang berbasis di Swiss. Di lab tersebut, sampel Black Insomnia diuji menggunakan kromatografi cair, dan dibandingkan dengan jenis kopi lainnya yang juga dikenal kuat.

Ternyata, Black Insomnia meraih posisi teratas. Merek tersebut mengandung 17,5 gram kafein per kilogram. Sementara Death Wish,  brand sebelumnya diklaim sebagai kopi terkuat di dunia, menunjukkan kandungan kafein 13,2 gram per kilogram selama pengujian.

Hasil serupa juga disampaikan oleh Caffeine Informer. Mereka melaporkan bahwa Black Insomnia mengandung 58,5 mg kafein per ons cairan. Sedangkan Dead Wish mengandung 54,2 mg. Terlepas dari seberapa kuat kopi Black Insomnia, kamu tetap harus memperhatikan kesehatanmu.

Seperti yang diketahui, mengonsumsi kafein dengan kadar yang terlalu tinggi bisa memicu kegelisahan, gugup dan insomnia. So, sebaiknya jangan terlalu dipaksakan untuk minum kopi terlalu banyak ya! Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bagi kesehatan tubuh. Bukannya sehat, nanti malah sakit lho.

Comments

Add Comment