Jenis dan Ciri Ciri Ular yang Bisa Dipelihara Serta Perawatannya

Jenis dan Ciri Ciri ular yang bisa dipelihara

Jenis dan Ciri Ciri ular yang bisa dipelihara

Apakah Anda ingin memelihara binatang namun tidak ingin yang biasa-biasa saja? Mungkin Anda harus mencoba memelihara reptil, khususnya ular. Jangan dulu takut mendengar kata ular, pasalnya tidak semua ular itu berbisa dan berbahaya. Kini saatnya membahas Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

Ada beberapa Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara, baik untuk yang sudah profesional atau Anda yang baru saja ingin bermain ular. Pastikan dulu Anda tidak takut dengan ular sebelum memeliharanya. Karena tidak mungkin Anda memelihara binatang yang Anda sendiri takut pada binatang tersebut. Nah, berikut ini adalah Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

Ciri Ciri Ular yang Bisa Dipelihara, Berbisa atau Tidak

gambar ular black mamba

gambar ular black mamba

Yang harus Anda ketahui pertama kali adalah bagaimana cara melihat ular yang berbisa atau tidak. Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara tentunya yang tidak memiliiki bisa, baik itu bisa sedang, terlebih lagi bisa tinggi. Ciri ular berbisa antara lain:

  1. Ular yang kurang aktif

Kebanyakan, ular yang kurang aktif justru memiliki bisa yang mematikan. Atau dalam istilah kerennya, silent but deadly (diam tapi mematikan). Contoh saja ular King Cobra yang cenderung diam meski ada orang yang berlalu lalang di depannya. Dia baru akan bereaksi jika merasa terusik. Dan reaksi mereka pun sebenarnya ditujukan untuk mengusir predator bukan menyerang.

Black Mamba pun memiliki karakter yang demikian. Dia diam namun baru bereaksi jika sudah sangat terusik. Bedanya, Black Mamba memiliki bisa 10 kali lebih kuat dari King Cobra. So, ular yang kurang agresif tidak masuk dalam Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

  1. Tidak melilit mangsa

Salah satu cara untuk mengetahui ular tersebut berbisa atau tidak adalah dengan melihat cara makannya. Jika ular tersebut memakan mangsanya dengan cara melilitnya dahulu lalu menelannya, maka bisa dipastikan ular tersebut tidak berbisa.

Pasalnya, ular yang memiliki bisa tidak perlu melilit untuk membuat mangsanya tidak berdaya. Cukup mematuk dan meninggalkan bisa beracunnya pada mangsa, sebelum akhirnya menelan bulat-bulat.

Jenis ular yang melilit mangsanya merupakan Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara. Anda harus memilih ular dengan karakter seperti itu.

  1. Bentuk kepala

Biasanya, ular dengan bentuk kepala lonjong seperti telur tidak berbisa. Sebaliknya, ular dengan bentuk kepala segitiga hampir dipastikan berbisa. Namun ada pengecualian untuk King Cobra yang memiliki kepala lonjong mirip telur namun dia memiliki bisa tinggi. Pun dengan ular condro asal Papua, meskipun memiliki bentuk kepala cenderung segitiga, mereka tidak memiliki bisa. Sehingga ular condro masuk dalam kategori Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

  1. Jenis gigitan

Saat digigit ular, coba Anda perhatikan bekas gigitan di tangan Anda. Jika ada bekas gigi yang melingkar penuh dan rapi, maka itu tidak berbisa. Namun apabila digigit ular dan bekas gigitannya hanya dua titik saja, maka Anda harus waspada. Itu adalah gigitan khas ular yang memiliki bisa. Anda harus mendapat pertolongan secepatnya.

Seperti Apa Ular yang Bisa Dipelihara

Nah, setelah mengetahui ciri ular yang berbisa, kini saatnya mengenal Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara. Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara biasanya berasal dari keluarga Python dan juga Colubridae.  Di Indonesia, ular pyhton kerap juga disebut dengan ular sanca. Ular dari keluarga python mana yang bisa dipelihara?

piton retic anthrax tiger

piton retic anthrax tiger

  1. Reticulated Python

Reticulated Pyhton atau ular piton retic atau biasa disebut ular sanca kembang atau sanca batik. adalah salah satu reptil yang memiliki Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara. Pasalnya, Retic sama sekali tidak berbisa. Kepalanya berbentuk lonjong mirip telur dan corak pada badannya mirip dengan kain batik.

Retic dari Pulau Jawa cenderung berkepala abu-abu. Retic dari Kalimantan atau Borneo Island dan Bali, biasanya berkepala kuning. Untuk Retic Bali memiliki keistimewaan di bagian kepala dengan adanya motif titik dua tepat di jidatnya. Untuk Retic, Anda harus bersiap-siap karena ular ini bisa tumbuh besar dan panjang hingga belasan meter. Retic termasuk dalam Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

Jenis ular blood python untuk dipelihara

Jenis ular blood python untuk dipelihara

  1. Blood Phyton

Blood Pyhton atau piton darah, atau di Indonesia sering dipanggil Dipong. Ular ini cukup unik, karena memiliki ukuran tubuh yang beda dengan Retic. Tubuhnya gemuk di bagian tengah, dan maksimal panjangnya hanya 1,5meter saja.

Namun bagi pemula, sebaiknya tidak memelihara Dipong. Bukan apa-apa, sebab Dipong lebih susah untuk dipelihara oleh pemula lantaran nafsu makannya yang tidak menentu. Bisa dibilang Dipong adalah ular yang sangat manja kalau urusan makan. Selain itu, Dipong juga rentan terhadap penyakit flu.

Jangan salah, ular juga bisa flu lho. Poin penting yang menjadikan Dipong bukan untuk pemula adalah sifat temperamentalnya. Meski dari keluarga Phyton, Dipong cukup pemarah. Jika tidak ditangani dengan benar, dia bisa menggigit majikannya. Tentu saja Dipong tidak berbahaya atau pun berbisa. Tetap aman. Hanya saja Dipong kalau sudah menggigit susah lepas. Juga, dia sering melompat saat menyerang mangsanya. Akan tetapi, Dipong masih berada pada kategori Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

Ball Python ular untuk dipelihara

Ball Python ular untuk dipelihara

  1. Ball Phython

Ball Phyton jelas masuk dalam kategori Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara. Mengapa Ball Pyhton masuk dalam kategori Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara?

Pasalnya, ular ini sangat pemalu, tidak agresif, tenang, dan penakut. Ular ini memiliki keunikan, yakni menggulung tubuhnya hingga mirip bola jika merasa terusik. Karena itulah, ular ini disebut Ball Python, alias piton bola. Ini adalah salah satu bentuk pertahanan diri darinya. Ball Pyhton termasuk ke dalam kategori Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

Saking penakutnya, jika Anda bertemu dengan Ball Pyhton di hutan, dia akan cenderung menggulung tubuhnya ketimbang menggigit. Akan tetapibagi pemula juga kurang disarankan karena ular ini juga memiliki kebiasaan makan yang rewel. Selain itu, karena dia berasal Afrika, sebaiknya Anda yang berada di daerah yang suhu udara dingin tidak disarankan. Misalnya Malang, Bandung, Bogor, dan beberapa daerah dingin di Indonesia kurang cocok jika memelihara Ball Python. Dia sangat terbiasa dengan cuaca yang panas.

Ular King Snake Peliharaan

Ular King Snake Peliharaan

  1. King Snake

Jika melihat tampilannya, Anda akan mengira ular ini berbisa. Padahal sama sekali tidak. King Snake berasal dar kaluarga colubridae yang paling galak. Tapi jangan takut, meski tergolong galak, King Snake sangat mudah jinak.

King Snake termasuk dalam kategori Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara. Sayangnya, jangan pernah menempatkan King Snake dengan ular lain. Karena dia memiliki sifat kanibal, memakan sesama ular, bahkan sesama King Snake.

Corn Snake Jenis Ular yang Cocok untuk Pemula

Corn Snake Jenis Ular yang Cocok untuk Pemula

  1. Corn Snake

Bagi para pemula, sangat disarankan untuk memelihara Corn Snake. Ular yang satu ini juga berasal dari keluarga Colubridae yang mana ular ini sangat kecil dan masuk dalam kategori Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara.

Selain warnanya yang cantik, ular ini sangat jinak. Pasalnya, kebanyakan corn snake adalah hasil dari penakaran, sehingga sudah ‘bau tangan’ istilahnya sejak bayi.

Perawatan Ular yang Benar

Itulah Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara oleh pemula atau pun yang sudah pro. Nah, sekarang tinggal mengetahui bagaimana cara merawat ular. Tidak hanya mengetahui Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara saja, cara perawatannya pun juga penting.

Perawatan ular pada dasarnya sangat amat mudah. Memberi makan hanya cukup satu minggu sekali dengan tikus putih. Tikus putih sesuai ukuran ular ya. Jika ular masih kecil, Anda bisa memberikan mencit, alias tikus yang kecil. Jika ukuran ular sedang, sekitar lebih dari 50cm, Anda bisa memberikan tikus jenis rat. Khusus untuk ular yang sudah dewasa, Anda bisa memberinya makan dengan kepala ayam lengkap dengan lehernya.

Perawatan dan Pemeliharaan Ular

Perawatan dan Pemeliharaan Ular

Anda hanya perlu setengah kg untuk ular berukuran 1,5 meter. Jika ular retic python, Anda bisa sampai 1kg kepala ayam, tergantung kemampuan ular. Asal jangan terlalu banyak, karena dapat menyebabkan ular muntah. Jika sudah muntah, biasanya ular akan mogok makan beberapa minggu.

Ular bisa sakit. Penyakit ular antara lain: sariawan, flu, dan kutuan. Cara menyembuhkannya Anda harus telaten membersihakan kandang dan juga menjemur ular setiap pagi. Flu, kutuan, dan sariawan dapat diobati dengan merendam ualr dengan rebusan air sirih. Saat direndam, usahakan ular meminum air sirih untuk penyembuhan. Setelah itu, jemur ular selama 15 menit.

Pastikan Anda mengetahui Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara dengan benar sebelum memutuskan untuk merawat ular. Pasalnya, Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara terkadang disepelekan dan pemain baru langsung berusaha memelihara ular mahal dengan harga tinggi namun tidak mengerti dasarnya. Itulah sebabnya mengetahui Ciri Ciri Ular yang bisa dipelihara sangat penting.

Comments

Add Comment